Semarak Natal dan Indahnya Kebersamaan di Jordania

Tak terasa bulan Desember telah tiba. Bulan penuh damai dan kasih ini akan selalu dirayakan umat Kristiani setiap tahunnya. Di mana saja gaung perayaan Natal akan selalu ada. Apakah itu perayaan besar maupun kecil tak jadi masalah karena intinya adalah merayakan kelahiran Yesus di dunia ini. Kami sebagai pekerja yang hidup berpindah pindah tak pernah lupa untuk ikut merayakan hari besar ini. Di mana pun kami selalu berusaha mencari tempat yang merayakan Natal. Beberapa tahun terakhir ini kami selalu merayakan Natal di tempat yang berbeda, baik karena secara kebetulan maupun karena sudah kami rencanakan. Di setiap tempat memberikan warna yang berbeda cara merayakan hari besar tersebut. Tahun 2019 lalu kami berkesempatan merayakan Natal di Amman – Jordan.

Pusat perbelanjaan sibuk memasang dekorasi Natal

Sewaktu kami tinggal di Jordan, ada rasa khawatir kami tak akan bisa merayakan perayaan Natal, tapi ternyata kami salah. Di awal bulan November kami melihat ada toko menjual pernak pernik hiasan Natal. Wow, kami tak menyangka, rupanya di Jordan ada juga yang memasang pohon Natal. Keyakinan kami makin jelas akan adanya perayaan Natal di Jordan karena satu persatu pusat perbelanjaan di sana memasang pohon Natal. Pohon Natalnya besar besar dan tinggi. Ya, di mana mana itu pusat perbelanjaanlah yang selalu duluan mempersiapkan penyambutan perayaan keagamaan seperti ini. Tak hanya pernak pernik Natal yang terlihat ramai juga toko toko mulai menawarkan berbagai potongan harga dan barang barang yang menarik. Kali ini kami tak melakukan persiapan apapun di rumah. Kami tak menghiasi rumah dengan pernak pernik Natal karena pertimbangan kami tak tinggal menetap lebih lama. Sayang kan uangnya untuk beli hiasan Natal hanya untuk sekali pakai.

Pohon Natal nuansa putih di Boulevard Jo

Meskipun kami tak memiliki dekorasi Natal sendiri di rumah, tapi saya cukup senang dan bersyukur bisa menikmati dekorasi Natal yang cantik dan indah yang ada di pusat perbelanjaan tersebut. Salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Amman membuat acara Natal kami semakin berkesan tahun lalu karena berbagai macam acara yang dihadirkan dalam pelataran mall besar tersebut. Pertunjukan perayaan Natal sebulan penuh diadakan di Boulevard-Jo berisi berbagai macam acara. Acara dimulai tanggal 1 Desember setiap jam 19.00 sampai selesai. Tentu ini sangat menyenangkan hati karena kami bisa menyaksikan berbagai pertunjukan dari berbagai kalangan. Kami berkesempatan datang menonton pertunjukan Natal di akhir pekan.

Kami datang lebih awal sebelum pertunjukan dimulai karena lokasi masih sepi dan kami sempat dengan bebas melihat pohon Natal dan pernak perniknya yang semarak menghiasi pelataran Boulevard-Jo.Juga lebih bebas untuk ambil photo. Tiket masuk sekitar 2 JOD. Saat pertunjukan sudah dimulai orang orang yang datang lebih ramai lagi bahkan berdesakkan. Orang orang datang dari berbagai kalangan. Sungguh mengagumkan, saya tak pernah menduga perayaan Natal akan semeriah ini di sini. Semaraknya membuat hati tak merasa sunyi di negeri orang. Perayaan Natal itu sudah macam tradisi bagi saya terutama mengingat kenangan masa kecil. Kebersamaan bisa merayakan Natal dengan orang lain yang berbeda budaya itu sangat asyik. Kami bisa melihat bagaimana orang Jordan merayakan Natal dengan cara mereka. Kami beruntung bisa berbaur dengan mereka di antara kerumunan orang yang datang dari segala kalangan itu. Satu hal lagi membuat saya sangat beruntung adalah bisa berphoto di lokasi sebuah photo yang sempat viral tahun sebelumnya sebagai lambang toleransi umat beragama ternyata photo itu diambil di lokasi ini.

Photo yang pernah viral di sosial media ini diambil di lokasi BoulevardJo

Cuaca di Amman tempat kami tinggal saat itu sudah memasuki musim dingin dengan suhu bisa mencapai minus derajat Celcius di malam hari. Salju juga sudah mulai turun di berbagai tempat. Senang rasanya bisa merasakan butiran salju jatuh di telapak tangan. Di beberapa tempat di luar Amman sudah dipenuhi salju, bahkan jalanan ada yang sampai tertutup salju. Orang orang sudah pakai jaket musim dingin yang tebal tebal termasuk kami. Apalagi saya yang tak tahan dingin membungkus diri dengan semua badan, mulai dari kepala sampai ujung kaki ke mana pun pergi. Norak banget ya … hahaha. Tapi memang dingin kalipun. Meskipun demikian tak mengurangi dorongan dalam diri untuk bisa menikmati perayaaan Natal sampai malam tiba. Kapan lagi bisa menikmati suasana dingin begini, iya kan. Kemeriahan Natal membuat suasana dingin itu menjadi hangat dengan berbagai petunjukan yang disuguhkan.Berbagai pertunjukan itu antara lain drum band anak sekolah, lagu lagu dari group band lokal, St. Claus bagi bagi hadiah dan lain sebagainya. Melihat orang orang yang bersuka cita merayakan Natal bersama di langit yang terbuka dingin menjadi tak terlalu berasa lagi.

Dingin minus derajat tetap semangat melihat pertunjukan Natal

Pada malam Natal 24 Desember kami merayakannya di sebuah gereja tak jauh dari tempat tinggal kami. Gereja ini menyediakan layanan berbahasa Inggris sehingga kami mudah untuk mengerti tata acara ibadahnya. Banyak orang asing berkumpul mengikuti misa Natal di sini. Mereka adalah para pekerja dari negeri lain sama seperti kami juga. Tak hanya sebagai jemaat mereka juga turut sebagai panitia acara Natal tersebut. Mungkin mereka juga suda tercatat sebagai jemaat di sini. Ternyata lumayan banyak juga orang yang hadir di malam Natal ini. Di Amman sendiri tidaklah sulit menemukan bangunan gereja, tapi mencari gereja yang menyediakan layanan berbahasa Inggris itu yang sulit. Besok harinya tanggal 25 Desember kami menikmati makan siang di sebuah hotel yang menyediakan brunch special Christmas. Beginilah cara kami merayakan Natal di negeri orang, hanya berdua tapi kami mengisinya dengan berbagai acara yang menarik sesuai dengan keinginan kami. Kemeriahan Natal itu bukan soal perayaannya tapi soal hati yang merayakannya. Damai di bumi seperti di surga. Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.