Menyusuri Sukhothai ( Terbitnya Kebahagiaan ) : Jejak Awal Sejarah Kerajaan Thai

Situs kota tua Sukhothai mungkin tak sepopuler Ayuthaya. Banyak yang tak tahu bahwa Sukhothai adalah cikal bakal kerajaan Thai. Termasuk aku juga, baru tahu nama Sukhothai saat berada di Yangon. Kami dapat informasi tentang Sukhothai dari rekan kerja suamiku.

Kebetulan suamiku kerja bolak balik Thailand-Myanmar, salah satu kantor cabang mereka ada di Maesot, kota perbatasan antara Thai-Myanmar. Sukhothai ini berada sekitar 3 jam naik minivan dari Maesot. Karena jarak yang tak terlalu jauh, maka kami sempatkanlah datang ke sini.

Tak sulit menemukan situs kerajaan tua ini, lokasinya utama berada di Sukhothai Historical Park. Jarak Sukhothai  427 km dari Bangkok. Dulunya Sukhothai adalah ibukota kerajaan Siam sekitar 800 tahun silam. Dari sinilah bermulanya kerajaan Thai. Sukhothai Kingdom sudah dipimpin oleh banyak raja sejak 1238-1438. sebelum ditaklukan oleh Ayuthaya.

Sukhothai artinya dawn of happiness, terbitnya kebahagiaan. Kotanya terbagi dua yaitu, kota baru ( New Sukhothai, kota modern sekarang ) dan kota lama ( Old Sukhothai, berjarak 10 km dari New Sukhothai ).

Historical Park itu berada di Old Sukhothai ini. Old Sukhothai  sudah ditetapkan sebagai situs sejarah yang dilindungi oleh UNESCO. Pagoda yang dibangun tak hanya di dalam lokasi Historical Park, tapi tersebar di hampir seluruh Old Sukhothai, jumlahnya mungkin ratusan.

29352387_10211376844245538_6547509654640645269_o (2)Salah satu pagoda tertua di Old Sukhothai di luar lokasi Historical Park.

Di Old Sukhothai ini banyak tersedia penginapan untuk pengunjung yang ingin menikmati situ kota tua bersejeraha ini. Jika ada waktu lama lebih baik menginap semalam jika ingin menyusuri Old Sukhothai lebih jauh.

Apa saja yang bisa dilakukan di kota tua ini, simak ceritaku selanjutnya !

Kami tiba sore hari di Shukhotai. Setelah cek in hotel yang tak jauh dari lokasi Historical Park kami masuk ke pelataran candi untuk menikmati sunset yang cantik. Saat itu cuaca cukup  bagus belum masuk musim penghujan atau monsoon.

29060164_10211380153048256_2368754686691386277_o (2)Sunset di Sukhothai Historical Park

Untuk masuk ke dalam lokasi candi kami bayar tiket seharga 100THB. Untuk rental sepeda 20THB. Areal situs ini cukup luas, jika dijalani dengan kaki cukup jauh dan melelahkan, lebih baik gunakan sepeda. Rentalnya tak terlalu mahal, tapi sudah bisa mengelilingi semua area situs.

Situs ini sangat bagus didatangi saat sore sambil menunggu sunrise. Jam buka antara jam 6 pagi sampai 8 malam. Kami membagi waktu datang sore dan pagi hari, karena di siang hari terasa panas sekali dan lembab.

29663272_10211380155648321_3876409431149632601_o (2)Wat Mahathat, bangunan situs utama dan paling besar di malam hari.

Kunjungan pertama kami memang sengaja untuk menunggu saat matahari akan tenggelam. Di sini sunsetnya terlihat indah karena langit cerah. Jam 6 sore terdengar bunyi lonceng, semua aktivitas terhenti sejenak. Termasuk pengunjung harus berdiam sesaat di tempat, tak boleh ada aktivitas.

29060661_10211380155608320_4951382512699380569_o (2)Patung Buddha di Wat Mahathat

Di sini lebih terasa suasana spiritualnya daripada atraksi turisnya. Sangat senyap. Lilin lilin kemudian dinyalakan membuat suasana semakin syahdu. Kami benar benar menikmati suasana yang teduh ini.

29061004_10211380156488342_7891447020524824250_o (2)Jelang malam lilin dinyalakan membuat suasana semakin syahdu

Setelah puas mengelilingi pagoda utama, kami beranjak keluar dari lokasi candi menuju taman yang disediakan sebagai tempat pasar malam. Seperti kita ketahui pasar malam adalah bagian atrakasi turis yang paling populer di Thailand.

29060622_10211384222069979_3045689670712447251_oSuasana pasar malam terasa lebih lokal dan tradisonal denga kehadiran ibu ibu pedagang yang menari tarian lokal ini.

Di sana tersedia berbagai macam makanan khas lokal. Suasananya ga terlalu ramai dan tak sepadat pasar malam di Bangkok. Di sini terasa lebih lokal Thailand. Setelah menikmati makan malam ala Thai, kami pulang istirahat.

Besok paginya, hari kedua kami kembali datang ke sini, sesuai rencananya mau bersepeda mengelilingi semua lokasi candi. Sebelumnya kami hanya sempat ke lokasi satu candi utama saja. Sayangnya matahari terbit tak seindah matahari tenggelam, karena sangat berkabut.

Berkeliling taman kota tua Sukhothai di pagi hari yang sejuk pastinya membuat suasana hati lebih senang dan gembira. Hitung hitung sambil olahraga bakar keringat. Aku sangat menyukai bersepeda.

Pengunjung yang datangpun tak seramai di tempat lokasi turis lain seperti Ayuthaya. Di sini lebih terasa suasana desanya. Pohon pohonnya masih banyak dan suara kendaraan tidak bising menimbulkan polusi suara dan asap.

Di dalam lokasi ada banyak candi atau pagoda yang sudah berumur lama. Yang menarik di antara pagoda Buddha ini ada kuil Hindu juga di dalamnya. Walaupun dulunya di sini adalah kerajaan Buddha tapi keberadaan kuil Hindu itu tetap dijaga.

 

28946941_10211376846685599_5207354303907208391_o (2)Bersepeda di pagi hari yang berkabut keliling Historical Park

Hampir semua lokasi candi kami kunjungi, termasuk paling ujung lokasi kuil Hindu yang kusebut di atas. Kuil Hindu ini bangunan tertua di lokasi ini. Diduga sudah ada sejak abad ke 12 merupakan cikal bakal Kerajaan Sukhothai.

29354562_10211376847365616_314655479529723257_o (2)Kuil Hindu Wat Si Sawai

Perlu hati hati saat mendatangi candi atau pagoda yang jarang didatangi pengunjung, karena bisa saja ketemu binatang-binatang penghuni kota tua ini, seperti ular. Tak sengaja kami melihat ular kecil di tembok pembatas pagoda saat sedang asyik mengambil photo pagoda tersebut. Warnanya yang samar seperti warna batu bata membuat ular tersebut tak terlihat padahal sudah di depan mata. Hati hatilah.

Setelah berkeliling kami duduk sejenak menikmati suasana taman yang luas ini. Pengunjung masih sepi, hanya ada penjaga taman yang sedang bersih bersih. Di beberapa pagoda terlihat ada kolamnya yang ditumbuhi tanaman teratai yang cantik berbunga.

28828879_10211376847005607_7312230275146589213_o (2)Wat Chana Songkram dikelilingi kolam air sehingga pagoda terlihat seolah olah seperti pulau kecil.

Banyak sekali pagoda di dalam komplek Historical Park ini. Meskipun hampir semua kami kunjungi, aku tak ingat lagi nama namanya, hanya beberapa pagoda besar dan utama saja yang kuingat. Setiap pagoda ada ceritanya tersendiri. Mungkin untuk lengkapnya bisa dibaca di https://en.wikipedia.org/wiki/Sukhothai_Historical_Park

29354679_10211376846365591_7212575481109257745_o (2)Wat Traphang Ngoen

Jika kamu tertarik dengan sejarah bisa datang berkunjung ke sini. Untuk  datang ke Sukhothai ini bisa juga dari Bangkok naik bus di terminal Mochit, perjalanan sekitar 6-7 jam, atau dari Chiang Mai, perjalanan sekitar 4 jam.

Sesuai namanya Sukhothai, perjalanan ini sungguh membawa kebahagiaan tersendiri bagi kami. Seperti kembali ke dalam sejarah zaman raja raja tempo doeloe. Menarik bukan ?

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.