Berpeluh Peluh Demi Photo Cantik Di Batu Caves

Aku orangnya ngototan, kalau sudah ada yang ingin kulakukan pasti kukerjakan walaupun rumit dan rempong. Kadang sudah gagal berkali kali tetap penasaran mau mengerjakannya sampai berhasil.

Salah satu kengototanku adalah ketika ingin photo photo cantik di Batu Caves yang lagi happening itu. Dulu pernah sekali ke sana tapi Batu Caves belum berwarna warni seperti sekarang.

Melihat photo Batu Caves yang sudah ganti wajah menjadi lebih atraktif dan menarik karena warna warninya, aku bela belainlah minta sama suami untuk singgah di Kualalumpur saat pulang travelling dari India.

Waktu itu kami baru saja menghabiskan waktu dua minggu di India. Capek sebenarnya. Tapi karena waktu itu pesawat transit di KLIA, sebelum kami melanjutkan penerbangan ke Yangon, aku ngotot minta nginap di Kualalumpur.

Setelah perjalanan melelahkan dan ga tidur semalaman di pesawat akibat diare, kami bela belainlah pergi ke Batu Caves dengan waktu yang sangat terbatas sekali.

Sampai di stasiun KTM KL Central, kami ketinggalan kereta ke Batu Caves. Kereta berikutnya jam 6 sore, tak mungkinlah kami pergi lagi, mau nyampek jam berapa lagi, iya kan.

Gagallah kami pergi ke Batu Caves saat itu. Kecewa berat ! Tapi bukan aku namanya kalau ga ngototan. Kali lain kami transit lagi ke KLIA dari Medan menuju Yangon. Aku minta lagi nginap semalam demi mengejar photo cantik di Batu Caves.

Kami berangkat kesorean lagi gegara nungguin check in apartement yang kami booking. Kami gagal lagi, kereta sudah berangkat, ketinggalan kereta lagi. Entah kenapa, bodoh kali kami saat itu, ga ngecek jadwal kereta.

Apa kita harus ke Batu Caves, kata suamiku. Aku tahu dia sudah malas sebenarnya. Iya, harus, kataku. Dasar aku orangnya ngototan.

Besoknya kami tetap berangkat ke Batu Caves. Masih penasaran ! Padahal kami harus terbang ke Yangon malam harinya. Setelah menghitung waktu, kami keluar penginapan lebih pagi. Sampai di stasiun KTM kami dapat tiket jam 11.53 ke Batu Caves.

Kereta balik dari Batu Caves jam 2.30, artinya kami hanya ada waktu 1.5 jam dari stasiun terakhir sampai Batu Caves dan harus segera balik lagi agar tak ketinggalan kereta. Jam 5 sore kami harus sudah sampai di bandara. Gila mang …

Dengan menggeret geret koper, kami berhasil sampai ke Batu Caves, photo photo terus balik lagi. Hanya sempat minum air kelapa muda, tak sempat lagi naik ke atas, apalagi harus bawa koper, ga mungkin lagi ! Iya kan…

 

Kami harus jalan cepat jangan sampai ketinggalan kereta ke KL Central, bisa makin panjang urusannya. Dengan tergesa gesa sambil menggeret koper, kami sampai di depan loket, untung masih ada waktu tersisa 5 menit lagi.

Keringat mengucur karena udara panas dan lembab. Kami  kembali  ke KL Central, makan sebentar, habis itu lanjut lagi naik bus ke KLIA. Naik bus adalah pilihan murah meriah menuju KLIA. Untungnya ga macet. Kami tiba sesuai perhitungan waktu.

Deg degan sepanjang perjalanan, ketinggalan pesawat hanya karena mau photo photo di Batu Caves kan ga lucu jadinya. Tapi itulah seninya travelling ngeri ngeri sedap, ada rasa puas bila bisa mendapatkan apa yang diinginkan.

Jadi, buat kamu yang mau ke Batu Caves, pastikan dulu jadwal keretanya, karena tak setiap saat ada kereta menuju Batu Caves. Bisa dilihat detail jadwalnya di https://www.train36.com/ktm-kl-sentral-to-batu-caves.html

Atau, jika kamu tak mau repot naik Grab aja, mahal sih ! Tapi kamu ga perlu kejar kejaran sampai berpeluh peluh sepertiku.57490327_10214024600877799_9009299386374553600_o

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.