Dead Sea : Laut Tanpa Kehidupan dan Rahasia Kecantikan Cleopatra

Dead Sea atau Laut Mati adalah nama yang tak asing lagi saya dengar sejak kecil dari bacaan Alkitab. Dead Sea disebut juga Saltlake, Sea of Sodom, Sea of Lot, Devil’s Sea dan banyak lagi nama yang disebutkan untuk Laut Mati ini. Berada di titik terendah daratan 418m di bawah permukaan Laut Mediterania. Dead Sea menjadi batas negara antara Israel dan Jordania di sebelah Selatan.

Konon katanya Sodom dan Gomora itu adanya di sekitar Laut Mati ini. Menurut sejarah Laut mati terjadi akibat adanya gempa besar. Ada juga yang bilang Laut Mati terjadi akibat jatuhnya meteor ribuan tahun lalu yang meluluhlantakkan Sodom dan Gomora dan membentuk lubang besar yang kemudian menjadi Laut Mati.

69E29EAB-8618-4D45-87DB-28DE502336E0 (2)Peta posisi Laut Mati

Saya dan suami sudah dua kali mengunjungi Dead Sea. Sekali di awal September, waktu itu masih musim panas, suhu masih mencapai 30 an derajat Celcius. Udara terasa sangat panas terutama di siang hari.

Rasa sakit di kepala akibat sinar matahari membuat kami tak nyaman berlama lama duduk di pantai memandang Laut Mati. Kami hanya menyempatkan mengapung sebentar di sana, mandi lumpur dari tepi pantai kemudian naik ke atas membersihkan diri. Rasanya lebih nikmat berendam di kolam renang yang disediakan pihak resort.

IMG-3876 (2)Fasilitas di resort : kolam renang, kamar ganti, air mandi, restaurant dan lain sebagainya.

Kunjungan kedua awal tahun bulan January, saat masih musim dingin. Awalnya sih karena iseng aja bosan di rumah, ga tahu mau ke mana, akhirnya saya ambil tour satu hari ke Dead Sea. Paket tour ini saya beli di https://www.jtt.com.jo/en/ .

Ada beberapa pilihan resort yang disediakan di sana. Mulai yang luxury sampai yang tipis tipis.  Tapi intinya kan bisa ke Dead Sea dan mengapung dan mandi lumpur di sana.

Saya ambil paket yang murah meriah saja, hanya tiket bus dan karcis masuk Dead Sea saja tanpa makan siang. Saya bawa bekal dari rumah saja, biar irit dan makanannya sesuai selera.

Tiket tour yang saya pesan seharga 44Jd ( dinar ) untuk berdua dengan suami saya. Murah meriah dibandingkan paket tour lainnya yang bisa mencapai jutaan sekali jalan.

81630157_10215883765115743_2222159432626733056_oBus andalan mengelilingi Jordania

Perjalanan dari Amman ke Dead Sea sekitar 45 menit dengan jarak sekitar 55km. Sepanjang jalan bisa dilihat areal pertanian semacam ladang jagung, pisang, tomat, cabe, bawang dan lain sebagainya.

Para petani ini memajang hasil buminya di sepanjang jalan menuju Dead Sea. Sekali bus tour berhenti di tempat pembelian souvenir yang menjual kosmetik yang bahannya diambil dari Laut Mati. Ya, laut Mati memang terkenal kaya akan mineral yang manfaatnya bisa diolah untuk berbagai macam rahasia kecantikan.

Tiba di sekitar lokasi Dead Sea tak lagi terlihat ada lahan pertanian selain hotel dan resort mewah dan besar. Tak terlihat ada pemukiman penduduk di sekitarnya. Setelah menurunkan pengunjung di lokasi sesuai pilihan masing masing, kami berhenti di paling ujung resort baru yang dibuka untuk publik. Namanya Amman Beach Resort.

Meskipun  pantainya  untuk publik tetapi masuk resort dan menggunakan fasilitas di dalam tetap harus bayar. Jika beli tiket di tempat seharga 20Jd perorang. Sebaiknya beli langsung di website yang saya cantumkan di atas, harganya jauh lebih murah hanya 10Jd perorang.

Sebelum mulai masuk ke pantai ada baiknya ketahuilah terlebih dahulu apa yang bisa dan apa yang tidak bisa dilakukan di dalam Laut Mati. Sesuai namanya Laut Mati di dalamnya tidak ada kehidupan sama sekali. Kadar garam yang mencapai 35% dan kandungan mineral yang tinggi tidak memungkinkan ada makhluk hidup bisa bertahan di dalam airnya.

IMG-3830 (2)Laut Mati, kadar garam yang tinggi membeku membentuk butiran garam di pinggiran pantai.

Di lokasi pantai ini bercampur antara pria dan wanita, turis dan orang lokal, yang berbikini dan berburka atau cadar semuanya menyatu di pantai, Amman Beach Resort. Dilarang menyelam atau memasukkan wajah ke dalam air laut, karena air laut asin yang kena mata atau tertelan bisa berakibat tak baik. Rasa sakit yang pedih seperti terbakar. Gunakanlah punggung untuk berenang atau mengapung.

IMG_0053 (2)Sebelum mengapung, pose dulu dengan keffiyeh 

Untuk kreasi berphoto cobalah membawa koran atau buku dan membacalah sambil mengapung di Laut Mati. Atau bawalah segelas kopi, minum sambil dengan gaya mengapung dengan punggung akan membuat hasil photomu menjadi unik dan lucu. Nikmatilah harimu, datanglah agak pagi saat pengunjung masih sepi.

Hanya disarankan untuk berendam atau mengapung paling lama 20 menit  saja. Kadar garam yang tinggi bisa membuat iritasi kulit jika terlalu lama di dalam air. Segeralah mandi dengan air bersih, jangan sampai membiarkan air garam mengering di kulit, bisa mengakibatkan gatal gatal dan iritasi kulit. Niatnya mau mempercantik kulit malah bisa mengelupas seperti terbakar.

IMG_0016 (2)Menjelang siang pengunjung sudah ramai

Untuk mendapatkan khasiat kesehatan dan kecantikan dari Laut Mati, cobalah mandi lumpur. Galilah dengan tangan lumpur asin yang ada di pinggiran pantai yang berair, pilihlah bagian yang lembut dan halus dari lumpur tersebut.

Usapkan pada seluruh tubuh, rasakan sensasi masker laut alami melekat pada tubuhmu. Atau jika tak mau repot menggali sendiri, ada juga tersedia yang sudah dikeruk dan warnanya lebih hitam pekat. Harganya 3 Jd untuk seluruh tubuh, bisa dioleskan sepuasnya bercampur butiran garam yang sudah dihaluskan.

Biarkan mengering sampai 10 menit, layaknya seperti maskeran, perlahan usap lapisan yang sudah mengering untuk mengangkat kotoran pada kulit, kemudian berendamlah dan bersihkanlah seluruh tubuh dari lumpur di dalam Laut Mati. Rasakan sensasinya di kulitmu.

IMG-3853 (2)Rahasia kecantikan Cleopatra, mandi lumpur ( the black mud )

Konon mandi lumpur dan garam di Laut Mati bisa memberikan kesehatan dan kecantikan pada kulit. Rahasia ini sudah terungkap sejak zaman dahulu kala. Diduga banyak pesohor zaman dulu sudah mendatangi Laut Mati ini untuk mendapatkan manfaat tersebut.

Antara lain Raja Salomo dan Ratu Betsyeba juga datang untuk merasakan manfaat dan khasiat yang terpendam di Laut Mati ini. Konon rahasia kecantikan Cleopatra juga didapatkan dari mandi lumpur di Laut Mati ini.

IMG-3860 (2)The black mud

Percaya atau tidak dengan mitos di atas, mandi lumpur dan mengapung di Laut Mati merupakan satu keinginan yang wajib dan layak dicoba setidaknya sekali dalam seumur hidup. Sensasinya memang berbeda dengan pergi spa di manapun.

IMG_0060 (2)Mandi sinaran matahari dulu sebelum mandi lumpur

Lantas kapan waktu terbaik datang ke Laut Mati ? Menurut pengalaman saya, kira kira bulan Oktober sampai Maret adalah waktu terbaik, saat suhu di Jordania masih dingin dan tidak terlalu panas di siang hari.

Di siang hari suhu bisa mencapai 14 derajat C dan matahari masih bersinar jadi udara masih terasa adem. Meskipun musim dingin air Laut Mati tetap terasa hangat, tapi akan terasa dingin ketika keluar dari air dan kena hembusan angin.

Kau tak akan pernah tenggelam ketika bersamaku ~Laut Mati~

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.