Asyiknya Jalan Kaki Demi Pesta Kembang Api Sampai Menyusuri Kota Tua Montpellier.

Kami tiba di Montpellier kota perbatasan Prancis Selatan dan Spanyol bagian Catalonia dengan menaiki Oibus dari Marseille. Perjalanan sekitar dua jam, kami tiba sekitar jam 2 siang di musim panas yang cerah bermandikan sinar matahari.

Tapi meskipun musim panas udara tak terlalu panas, sinar matahari juga tak terlalu menyengat, terlebih Montpellier adalah kota di atas pebukitan, udaranya lebih terasa sejuk dengan semilir angin yang berhembus.

barca9Montpellier kota di atas pebukitan

Montpellier berada sekitar 10 km dari tepi pantai Laut Mediterania merupakan kota pelajar dan kota ketiga terbesar di Prancis Selatan setelah Marseille dan Nice. Montpellier merupakan kota tua yang banyak meninggalkan sejarah tentang Prancis.

Dari stasiun bus kami berjalan ke halte tram tak jauh dari lokasi bus menurunkan kami. Lokasi ini berada di sekitar Centre Commercial Regional Odysseum merupakan pusat perbelanjaan semacam mall di kota Montpellier. Dengan menggunakan tram kami menuju lokasi hotel yang sudah saya pesan lewat online.

IMG-1003 (2)Lintasan Tram di tengah kota tua Montpellier

Perlu dipersiapkan saat beli tiket tram di Montpellier sediakanlah uang pas, karena mesin tiket tidak menyediakan kembalian atau gunakanlah kartukredit.

Tiba di hotel kami disambut resepsionis dengan ramah, kami menginap di hotel Kyriad Montpellier. Oleh pihak resepsionis kami diberitahu bahwa hari ini adalah Bastille Day akan ada keramaian dan pesta kembang api di alun alun kota. Bastille Day adalah hari kemerdekaan Prancis.

Jika mau ikut melihat kembang api bisa datang bebas dan gratis. Acara dimulai jam 11 malam, begitu resepsionis itu menjelaskan.

Sebagai turis yang memang datang untuk mencari sesuatu yang menarik tentu membuat kami bersemangat untuk ikut serta. Setelah istirahat mengembalikan tenaga dan meluruskan kaki setelah naik bus, kami bersiap untuk ikut meramaikan pesta kembang api tersebut.

Dari hotel kami berjalan ke halte tram yang tak jauh dari hotel. Untuk menuju lokasi pesta kembang api kami harus naik tram ke arah Odysseum untuk kemudian naik shuttle bus yang disediakan pihak panitia.

Sampai di halte tram bingung karena kami kehabisan koin untuk beli tiket. Sementara kartukredit bermasalah tak bisa digunakan. Gimana ini ? Mau cari tukaran tak ada warung yang buka, ini hari Bastille Day !  Akhirnya kami memutuskan untuk jalan kaki saja sampai Odysseum. Paling juga berapa kilo, sekalian irit begitu pikir kami.

Jadilah kami jalan dengan dibantu gmaps. Kami berusaha untuk tidak terlalu jauh dari lintasan rel tram biar ga kesasar jauh. Waktu sudah menunjukkan sekitar jam 8 malam. tapi masih terlihat terang. Kami berjalan halte demi halte, persimpangan demi persimpangan. Kok ini ga sampai sampai ke Odysseum ?

Hari mulai gelap tapi kami tak kunjung sampai di Odysseum, mulai kecut. Ini petunjuk benar ga atau kami sudah tersasar dari tujuan ? Perut sudah mulai lapar karena kami belum makan malam.

Pikiran kami, nanti juga di tempat keramaian pasti banyak yang jualan macam pasar malam, makan di situ saja nanti.

Kami makin mempercepat langkah agar sampai di tempat tujuan tepat waktu. Sepanjang jalan mendekati Odysseum kami melihat beberapa orang berjalan kaki juga, sebagian naik sepeda. Sepeertinya kami punya tujuan yang sama, melihat kembang api.

Akhirnya sampai juga kami di halte Odysseum, ternyata orang sudah ramai sekali. Rupanya jam operasi shuttle bus sudah mulai tepat bersamaan kami tiba. Segera kami naik ke shuttle bus yang tersedia secara gratis ini.

Kami kemudian dibawa keluar dari pusat kota menuju alun alun sekitar 10 menit jauhnya naik bus. Di sepanjang jalan menuju alun alun sudah banyak orang berduyun duyun datang jalan kaki maupun naik sepeda. Tidak dibenarkan mobil masuk ke area alun alun.

Tiba di lapangan parkir alun alun yang luas, orang sudah padat merayap. Ramai sekali. Kami turut serta berbaur di keramaian. Saya yang sudah kelaparan segera mencari lokasi penjualan makanan, yang tersedia hanya warung sandwich yang apa adanya.

Ternyata tidak ada keramaian pedagang seperti halnya pasar malam yang saya bayangkan. Hanya warung sandwich dan minuman beer yang disediakan oleh panitia. Mau tak mau kami hanya jajan di situ, harganya tak mahal memang tapi rasanya juga pas pasan, daripada kelaparan ya dimakan saja.

Semakin malam lapangan alun alun semakin ramai oleh orang. Mulai dari anak muda, remaja, laki laki, perempuan, orang tua, anak anak. Semua berbaur satu persis seperti melihat perayaan kemerdekaan di tempat kita.

IMG-2723Pesta kembang api Bastille Day

Tepat jam 11 malam di langit yang sangat cerah bertabur bintang, pesta kembang api dimulai. Suara duar duar meggelegar di langit kelam yang bersih dari awan. Seketika langit bersih itu menjadi penuh dengan asap kembang api dan bau mesiu.

Percikan kembang api di langit terlihat sangat indah gemerlapan warna warni. Semua takjub melihatnya penuh decak kagum, termasuk kami. Pesta kembang api berlangsung selama 30. Acara ini sudah menjadi acara tahunan setiap Bastille Day.

Selesai pesta kembang api kami kembali pulang naik shuttle bus. Buru buru kami naik karena orang sangat banyak sekali berebutan. Sepertinya mengejar tram terakhir. Kami juga ga mau ketinggalan tram. Masak mau jalan kaki lagi ke hotel, jauh kali itu !

Tiba  di halte Odysseum tram sudah menunggu. Beruntung kami ga perlu beli tiket lagi karena malam itu penumpang digratiskan semua. Hore…asyik lumayan, karena kebetulan juga uang koin kami ga cukup ! Tadinya kami sudah merelakan tanpa kembalian saja. Tapi oleh petugas bilang, ayok masuk ini gratis !

Jam 12 malam kami tiba di hotel dengan kaki pegal dan lelah. Tapi senang bisa bergabung dengan orang lokal merayakan Bastille Day. Perayaan yang mungkin tak pernah kami lihat dua kali tapi hanya karena kebetulan saja.

~Nikmatnya menjadi turis itu adalah saat kau bisa berasa seolah menjadi orang lokal.~

 

Besoknya perjalanan kami teruskan menyusuri kota tua Montpellier. Mulai dari plaza de Comedie, Promenade de Payrou, Arc the Triump dan banyak lagi gedung gedung tua yang berdiri di sekitar kota tua Montpellier.

IMG-1002Plaza de Comedie

Untuk kamu yang suka sejarah cocok untuk datang ke kota ini. Selain gedung gedung tua ada juga ditemukan tempat perbelanjaan modern di sini. Salah satunya Odysseum Plaza. Salah satu tempat favorit untuk belanja jika datang ke Prancis adalah Galeria Laffayette juga ada di kota ini.

Tak semua lokasi wisata yang ada di Montpellier kami kunjungi hanya sebagian saja, karena niat kami hanya tinggal 2 malam saja kemudian meneruskan perjalanan kami ke Barcelona naik bus.

barca10Arc de Triumph Montpellier

barca13

barca11

~semakin banyak tempat yang kami datangi semakin banyak keunikan yang kami temukan ~

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.