Batu Caves Dulu Dan Kini

Pertama kali ke Batu Caves sekitar tahun 2014 tanpa sengaja sih sebenarnya. Waktu itu saya lagi di Kualalumpur tapi bingung mau ke mana. Maklum dulu saya ga semahir sekarang menyusun rencana perjalanan. Malah sering pergi tanpa tujuan… hehehe

Isenglah kami cari tiket dan informasi bagaimana cara untuk sampai ke sana. Gampang sebenarnya, tinggal pergi ke KL Sentral, cari KTM atau komuter yang menuju Batu Caves, duduk manis 45 menit sampai tujuan. Jalan sedikit dari stasiun, sampai langsung di pintu Batu Caves.

Waktu itu Batu Caves belum berwarna warni seperti sekarang ini. Masih polos kecuali bagian bawah bangunan, sudah berwarna tapi agak pudar. Ga terlalu menariklah kelihatannya. Dan udara di sekitar sini lumayan panas.

Saya tak tahu persis berapa jumlah tangga ke atas gua itu. Tapi saya sudah sampai ke atas. Ngos ngosan pasti, karena tangga itu cukup tinggi ke atas. Di atas ada gua yang cukup besar. Ada dua gua, satu tempat pemujaan umat Hindu satunya lagi gua kelelawar. Saya masuk ke gua pemujaan tapi tidak ke gua kelelawar.

Tahun kemarin lihat photo orang, Batu Caves sudah berubah wajah warna warni. Keren banget lihat warna warninya yang mencolok. Jadilah saya pengen lagi ke sana, hanya untuk ambil photo dengan latar warna warninya yang seperti pelangi itu. Kebetulan kami sering transit di KL jika mau ke Medan. Cobalah mampir sekali lagi.

Batu Caves Dulu 2014

Tapi dua kali kami mencoba ke sana dua kali gagal, karena sudah kesorean. Lupa bahwa ternyata harus cek jadwal KTM dulu, ternyata tidak setiap saat ada. Akhirnya yang ketiga kami berhasil, karena kami datang siang, kebetulan ada jadwal KTM yang akan lewat jam 11.55 dengan tiket seharga 18 MYR perorang.

Batu Caves Kini 2019

Kali ini saya tak naik sampai ke atas lagi, selain karena tak punya waktu yang banyak, kami harus buru buru ke KLIA. Kami juga geret geret koper. Bawa badan saja sudah setengah hidup ke atas, apalagi bawa koper…hehehe

Hanya semangat untuk photo photo instagramable saja yang membawa saya ke mari sebenarnya. Batu Caves dulu dan kini. Selebihnya tak terlalu bermanfaat juga datang dua kali sebenarnya. Tak banyak yang berubah selain warna warninya saja, di sini tetap panas dan gerah.

Sebagai hiburan setelah keringatan photo photo, jika ke sini tak lupa menikmati air kelapa muda seharga 6 MYR untuk penghilang dahaga. Selanjutnya kami pulang jam 14.10 kembali ke KL Sentral.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.